01 March 2012

mencari cinta


Bukan mudah mengungkap kalam berisi madah yang isinya menyentuh hati dan perasaan. Kadang kala membuatkan nafas sesak untuk menghirup udara. Membuat kaki dan tangan menggeletar menahan perasan. Mata tak keruan memandang macam-macam sisi. Badan menggeletar berkocak umpama air dalam cawan. Itu penangan bila melafaz madah berpuisi untuk sang kekasih. 



Namun, tidak menjadi masalah, buat sang lelaki yang sudah biasa menganyam kumtum cinta kepada sang dara yang sangap limpahan kasih sang duda. Mudah cair dengan madah sang duda. Hati dan jiwa wanita kan mudah lentur, mudah cair, dan mudah pecah. Sebab itu hari ini dara sudah ramai hilang daranya. Ralit memberi kepercayaan, kasih dan cinta kepada entah siapa. 



Banyak kali aku lakar entry perihal cinta, dan sang pencinta. Semua ini disebabkan diri ini asyik melihat pasangan uda dan dara bercengkerama tanpa segan silu. Maruah sudah menjadi murah. Dara sudah tiada harga. Agama sudah bukan yang utama. Nafsu yang menjadi petunjuk.

Mungkin ini tanda akhir zaman. Petunjuk Tuhan, penanda masa kita semakin singkat. 

No comments:

lain-lain cerita jiwa saya

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...