15 June 2011

bila tiba saat.

pensil kalau diasah akhirnya habis juga, air kotak kalau diminum akhirnya habis jugak, cerita sinetron kalau di tonton akhirnya habis juga, burger McD kalau dimakan akhirnya habis jugak.

Air yang mengalir, pasti akan berhenti satu saat bila sumbernya sudah tandus, perigi yang dalam pasti akan kering bila puncanya sudah hilang, ais pasti akan hilang bila hangat sudah selimuti jasadnya.Pokok pasti akan mati bila sampai masanya, daun akan kekuningan dan semakin kering bila nutrisi semakin hilang, buah pasti akan jatuh, bila masanya tiba, ranting akan patah bila masanya sudah sampai..

daun itu perumpamaan kehidupan..


Minyak yang disedut dari perut bumi, akan habis satu hari nanti, motor akan hilang fungsinya, bila petrol sudah kehabisan. Lori akan berhenti bergerak bila diesel sudah kehabisan, roda basikal akan mula berhenti berputar bila angin pada tayarnya keciciran..

mata yang melihat sampai masa akan terkatup selamanya. Telinga yang mendengar segala butir bunyi akan pekak bila tiba saatnya. Hidung yang bernafsu menghidu bau-bauan akan lenyap deria perindunya. Kaki yang enak menapak ke hulu dan hilir akan berhenti menjelajah inci bumi. Tangan yang biasa menghayun menampar sesuatu akan mula berhenti memaku diri.

Manusia yang sombong akhirnya akan diletakkan  di dalam tanah. manusia yang kaya akhirnya akan ditimbus dengan tanah. Manusia yang berdarjat tinggi akhirnya akan di tanam tanah. Manusia yang miskin marhaen akhirnya akan dikebumikan dengan tanah. Manusia yang alim juga akhirnya akan disemadikan dengan tanah..

kuat kah kita disisi Tuhan??


Siapa pun kita, dengan darjat tertinggi atau dengan taraf serendah abdi, akhirnya jasad akan dimamah bumi. Walau setinggi mana emas kita kumpul, walau sebanyak mana ilmu kita kikis, walau sedalam mana laut kita redah, walau seluas mana bumi kita telah jelajah, walau banyak mana pengalaman kita sudah kutip, walau secantik mana kita di bumi Tuhan, walau sekacak mana kita disisi lensa kamera, walau sesedap mana suara kita dihalwa telinga, walau segagah mana kita menjulang beban, walau semanis mana kita berbicara, walau seikhlas mana kita menderma, walau sebaik mana kelakuan kita, walau seputih mana wajah kita, walau setegap mana badan kita, akhirnya dengan kain putih kita akan diselimutkan..



No comments:

lain-lain cerita jiwa saya

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...